Rumah Belajar Zahra Gelar Program Siaga UAS, Dorong Prestasi Siswa Meningkat
Pewarta: Tim RBZ - 19 Mei 2026
Pewarta: Tim RBZ - 19 Mei 2026
Sumber: Dokumentasi RBZ
Selasa, 19 Mei 2026 – Rumah Belajar Zahra resmi memulai salah satu program unggulannya, Siaga UAS, sebagai langkah penguatan prestasi akademik siswa. Program ini dilaksanakan dua kali setahun, tepat dua minggu sebelum ujian akhir di sekolah masing-masing, dengan tujuan mempersiapkan siswa secara optimal menghadapi ujian.
Selama dua pekan pelaksanaan, fokus pembelajaran diarahkan pada latihan soal yang mendekati kisi-kisi ujian. Para siswa dibimbing secara intensif oleh seluruh tutor yang profesional, memanfaatkan jumlah peserta yang terbatas agar bimbingan lebih personal dan mendalam. Setiap siswa mendapatkan perhatian khusus, mulai dari pemahaman konsep hingga teknik menjawab soal yang efektif.
Selain sesi di bimbel, penguatan persiapan ujian juga dilakukan di rumah. Rumah Belajar Zahra menjalin kolaborasi erat dengan orang tua siswa untuk memastikan materi dapat diulang dan dipelajari di rumah dengan metode yang sama seperti di bimbel. Orang tua dibekali bahan ajar lengkap yang dapat diakses secara online melalui website Rumah Belajar Zahra, termasuk latihan soal, pembahasan, dan tips belajar yang praktis. Para tutor pun membuka ruang konsultasi secara online maupun tatap muka, bagi orang tua yang ingin mendapatkan panduan lebih lanjut mengenai perkembangan belajar anak mereka.
Para orang tua mengaku sangat terbantu dengan program ini. Mereka menyatakan bahwa anak-anak lebih percaya diri dan tidak lagi takut menjelang ujian. “Sebelum mengikuti Siaga UAS, anak saya sering merasa cemas dan enggan belajar. Sekarang mereka lebih antusias, bahkan aktif bertanya ketika ada materi yang belum dimengerti,” ungkap salah seorang orang tua peserta. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan personal dan kolaboratif yang diterapkan Rumah Belajar Zahra berhasil meningkatkan motivasi dan kesiapan akademik siswa.
Pelaksanaan Siaga UAS tahun ini mengalami beberapa inovasi dibandingkan tahun sebelumnya. Mengingat jumlah siswa yang semakin bertambah, bimbingan dilakukan berdasarkan klaster sekolah, memisahkan siswa dari sekolah di bawah Kementerian Agama dan Dikbud. Pembagian ini mempertimbangkan perbedaan jadwal ujian dan jumlah mata pelajaran, sehingga tutor bisa lebih fokus memberikan bimbingan individual yang tepat sasaran.
Tidak hanya itu, tutor juga melakukan perekaman proses belajar setiap siswa. Rekaman ini membantu evaluasi menyeluruh terhadap kesulitan belajar dan gaya belajar siswa, sehingga solusi dan metode bimbingan bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing anak. Evaluasi ini mencakup identifikasi materi yang sulit dipahami, kesalahan umum saat mengerjakan soal, serta strategi belajar yang paling efektif untuk setiap siswa.
“Dengan pendekatan ini, kami tidak hanya menekankan pada menghafal soal, tetapi pada pemahaman konsep dan strategi berpikir kritis. Anak-anak diajak untuk menemukan cara belajar yang menyenangkan dan sesuai dengan kemampuan mereka,” jelas salah satu tutor.
Program Siaga UAS ini juga menekankan pengembangan karakter siswa, seperti disiplin, tanggung jawab, dan manajemen waktu. Dengan latihan rutin dan bimbingan intensif, siswa belajar untuk membagi waktu belajar di bimbel, di rumah, serta aktivitas lainnya secara seimbang. Tutor menekankan pentingnya konsistensi belajar dan membangun kebiasaan positif, yang diyakini akan berdampak pada prestasi jangka panjang.
Dengan semua upaya tersebut, Rumah Belajar Zahra berharap program Siaga UAS tidak hanya meningkatkan nilai ujian, tetapi juga membangun kepercayaan diri, ketekunan, dan kemampuan belajar mandiri siswa. Keberhasilan program ini menjadi bukti komitmen Rumah Belajar Zahra dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan holistik bagi generasi muda.